Nama : Dewi karti
Nim :
321200055
Kelas :
Fisika A/ Pagi
Dosen :
Anita, S.Pd., M.Si
KESEIMBANGAN BENDA TEGAR
- Tujuan :
Siswa dapat mengetahui keseimbangan benda tegar
- materi
Kesetimbangan adalah suatu kondisi benda dengan
resultan gaya dan resultan momen gaya sama dengan nol.
Kesetimbangan biasa terjadi pada :
1.
Benda yang diam (statik), contoh :
semua bangunan gedung, jembatan, pelabuhan, dan lain-lain.
2.
Benda yang bergerak lurus
beraturan (dinamik), contoh : gerak meteor di ruang hampa, gerak kereta api di
luar kota, elektron mengelilingi inti atom, dan lain-lain.
Benda tegar adalah benda yang tidak berubah
bentuknya karena pengaruh gaya dari luar.
Kesetimbangan benda tegar dibedakan menjadi dua:
1.
Kesetimbangan partikel
2.
Kesetimbangan benda
1. Kesetimbangan Partikel
Partikel
adalah benda yang ukurannya dapat diabaikan dan hanya mengalami gerak
translasi (tidak mengalami gerak rotasi).
Syarat kesetimbangan partikel
SF = 0 Ã SFx = 0 (sumbu X)
SFy = 0 (sumbu Y)
2. Kesetimbangan Benda
Syarat kesetimbangan benda: SFx = 0, SFy = 0, tS = 0
Momen gaya merupakan besaran vektor yang nilainya sama dengan hasil
kali
antara gaya dengan jarak dari titik poros arah tegak lurus garis kerja
gaya.
Dirumuskan: t = F . d
Putaran
momen gaya yang searah dengan putaran jarum jam disebut momen gaya positif,
sedang yang berlawanan putaran jarum jam disebut momen gaya negatif.
3. Titikberat
Titikberatadalahtitikpusatatautitiktangkapgayaberatdarisuatubendaatausistembenda.
Keseimbangan benda tegar Dalam
kehidupan sehari-hari
Jungkat-jungkit adalah salah satu contoh aplikasi
keseimbangan benda tegar.Dimana berat batang berada di tengah-tengah yang
berguna sebagai penumpu batang jungkat jungkit.seperti pada gambari 1.1
Jika papan jungkat-jungkit tersebut dinaiki oleh dua orang
anak seperti pada gambar 1.2,dengan berat anak yang berbeda dan berat badan
yang berbeda pula maka posisi duduk anak tersebut ada yang dekat dengan poros
dan ada yang menjauhi poros agar dapat dicapai sebuah keseimbangan seperti pada
Gambar 1.2 Jadi gambar anak yang sedang bermain jungkat-jungkit tersebut
membuat papan jungkat-jungkit itu menjadi seimbang karena jarak mereka yang
berbeda terhadap poros.
Apabila poros atau penumpu papan jungkat-jungkit tersebut
diletakkan disebelah pinggir akan sulit didapatkan keseimbangan seperti pada
gambar 1.3. walaupun jarak berat benda dengan poros sudah jauh dan usaha yang
digunakan akan semakin besar.Karena syarat sebuah benda agar seimbang yaitu
resultan gaya yang bekerja pada partikel tersebut sama dengan nol.