Rabu, 17 Juni 2015

KESEIMBANGAN BENDA TEGAR



Nama                    :  Dewi karti
Nim                       : 321200055
Kelas                     : Fisika A/ Pagi
Dosen                   : Anita, S.Pd., M.Si

KESEIMBANGAN BENDA TEGAR

  • Tujuan :
Siswa dapat mengetahui keseimbangan benda tegar
  •     materi
Kesetimbangan adalah suatu kondisi benda dengan resultan gaya dan resultan momen gaya sama dengan nol.
Kesetimbangan biasa terjadi pada :
1.      Benda yang diam (statik), contoh : semua bangunan gedung, jembatan, pelabuhan, dan lain-lain.
2.      Benda yang bergerak lurus beraturan (dinamik), contoh : gerak meteor di ruang hampa, gerak kereta api di luar kota, elektron mengelilingi inti atom, dan lain-lain.
Benda tegar adalah benda yang tidak berubah bentuknya karena pengaruh gaya dari luar.
Kesetimbangan benda tegar dibedakan menjadi dua:
1.      Kesetimbangan partikel
2.      Kesetimbangan benda


1. Kesetimbangan Partikel
Partikel adalah benda yang ukurannya dapat diabaikan dan hanya mengalami gerak
translasi (tidak mengalami gerak rotasi).
Syarat kesetimbangan partikel
SF = 0 àSFx = 0 (sumbu X)
SFy = 0 (sumbu Y)
2. Kesetimbangan Benda
Syarat kesetimbangan benda: SFx = 0, SFy = 0, tS = 0
Momen gaya merupakan besaran vektor yang nilainya sama dengan hasil kali
antara gaya dengan jarak dari titik poros arah tegak lurus garis kerja gaya.
Dirumuskan: t = F . d
Putaran momen gaya yang searah dengan putaran jarum jam disebut momen gaya positif,
sedang yang berlawanan putaran jarum jam disebut momen gaya negatif.
3. Titikberat
Titikberatadalahtitikpusatatautitiktangkapgayaberatdarisuatubendaatausistembenda.

Keseimbangan benda tegar Dalam kehidupan sehari-hari

Jungkat-jungkit adalah salah satu contoh aplikasi keseimbangan benda tegar.Dimana berat batang berada di tengah-tengah yang berguna sebagai penumpu batang jungkat jungkit.seperti pada gambari 1.1

                      Gambar 1.1 permainan jungakat-jungkit
 
Jika papan jungkat-jungkit tersebut dinaiki oleh dua orang anak seperti pada gambar 1.2,dengan berat anak yang berbeda dan berat badan yang berbeda pula maka posisi duduk anak tersebut ada yang dekat dengan poros dan ada yang menjauhi poros agar dapat dicapai sebuah keseimbangan seperti pada Gambar 1.2 Jadi gambar anak yang sedang bermain jungkat-jungkit tersebut membuat papan jungkat-jungkit itu menjadi seimbang karena jarak mereka yang berbeda terhadap poros.
 

                           Gambar 1.2 terjadi keseimbangan

Apabila poros atau penumpu papan jungkat-jungkit tersebut diletakkan disebelah pinggir akan sulit didapatkan keseimbangan seperti pada gambar 1.3. walaupun jarak berat benda dengan poros sudah jauh dan usaha yang digunakan akan semakin besar.Karena syarat sebuah benda agar seimbang yaitu resultan gaya yang bekerja pada partikel tersebut sama dengan nol.

 
                          Gambar 1.3 tidak terjadi keseimbangan